WARTAWAN DUNIA KOMUNIKASI

Standar

Dunia wartawan sebagai salahsatu bidang dalam komunikasi membuat sebagian besar masyarakat tertarikdalam dunia tersebut. Tidak hanya masyarakat umum, kini para pemuda dan mahasiswa mulai memasuki dunia jurnalistik terutama dunia wartawan. Sebagai seorang penerus bangsa, para mahasiswa mulai mencoba membangun bangsa melalui dunia jurnalis.

Untuk menjadi seorang jurnalis muda, tidak hanya dengan modal materi tetapi juga bakat dan ketrampilan dalam mengolah berita dengan sebaik-baiknya. Dalam mendapatkan dan mengasah ketrampilan jurnalis, mahasiswa dapat mendapatka ilmu dari berbagai seminar komunikasi, pelatihan, dan hal-hal yang mendukung dalam ilmu jurnalis.

Salah satu seminar dan pelatihan komunikasi bagi para mahasiswa, yaitu yang baru saja dilaksanakan oleh UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA (UNISNU) JEPARA pada tanggal 25-27 April 2014. Dalam pelatihan tersebut mengundang tamu utama dari Forum Komunikasi Nasional Komunikasi Penyiaran Islam atau FORKOMNAS KPI dari berbagai wilayah Jateng dan DIY. Dalam agenda itu, hari pertama agenda program kerja Forkomnas, disusul perkenalan antara anggota baru di gedung Nu Jepara.

Menyusul hari kedua, dengan agenda inti. Seminar Nasional Komunikasi Penyiaran Islam dengan tema “Menuju Umat Melek Media dan Media Melek Sosial.” Dalam sesi pertama yaitu pembukaan. Dilanjutkan sesi kedua Seminar Nasional. Dalam Seminar Nasional tersebut diisi oleh dua pembicara. Pembicara pertama oleh Dr.Arif Subhan, M.ag. sebagai Dekan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta.

Dalam seminarnya, beliau menjelaskan mengenai “Komunikasi dan Penyiaran Islam untuk Indonesia.” Beliau memberikan berbagai strategi-strategi untuk memajukan jurusan Komunikasi agar menjadi jurusan yang mempunyai nilai plus tersendiri daripada jurusan lain. Dalam penyampaiannya beliau menjelaskan bahwa seorang wartawan dan jurnalis harus mampu berpikir kritis secara global bukan lokal.

Sebagai seorang jurnalis muda, harusnya dapat menyampaikan berita secara benar dan jujur. Meskipun kejujuran itu sangat pahit dan menyakitkan ketika diungkap.Untuk menjadi wartawan, jurnalis muda yang sukses diperlukan keberanian untuk mencari dan memasuki peluang yang ada.

Triyono Lukmantoro,S.Sos.,M.Si. sebagai pemateri kedua yang mengangkat materi seminar mengenai “Persoalan Melek Media dan Media Melek Sosial.” Fungsi utama media sebagai pengawasan dalam merespon perkembangan lingkungan sosial. Jurnalistik sebagai materi utama media mengumpulkan,menganalilis, dan menyajikan bukti kebenaran suatu fakta.        Wartawan sebagai pemburu berita, jurnalis, reporter. Istilah ini sering didengar sebagai pekerjaan seorang wartawan. Dalam dunia komunikasi, peran wartawan sangat diperlukan sebagai pendobrak berita-berita dalam dan luar negeri. Berpkir kritis dan kreatif juga diperlukan oleh orang yang berprofesi sebagai wartawan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s